Sabtu, 08 Mei 2010
Soft Computing Vs Hard Computing
Hard computing yaitu, himpunan besar teknik tradisional, biasanya dilihat sebagai antipoda dari soft computing. Fusion keras komputasi teknik dan lembut bertujuan memanfaatkan keuntungan tertentu dari kedua alam.
Hard Computing : membutuhkan program yang akan ditulis ; Soft Computing : dapat berkembang program sendiri
Hard Computing : menggunakan dua-dihargai logika ; Soft Computing : dapat menggunakan logika fuzzy multivalued atau
Hard Computing : adalah deterministik ; Soft Computing : menggabungkan stochasticity
Hard Computing : memerlukan data masukan yang tepat ; Soft Computing : dapat menangani data ambigu dan bising
Hard Computing : sangat berurutan ; Soft Computing : memungkinkan perhitungan paralel
Hard Computing : menghasilkan tepat ; Soft Computing : dapat menghasilkan jawaban perkiraan
sumber : http://www.slidefinder.net/c/classical_fuzzy_principal_component_analysis/2439799
Sabtu, 13 Maret 2010
Code Igniter (CI)
CodeIgniter merupakan salah satu dari sekian banyak framework PHP. CodeIgniter dikembangkan oleh Rick Ellis (http://www.ellislab.com). Tujuan dari pembuatan framework CodeIgniter ini menurut user manualnya adalah untuk menghasilkan framework yang akan dapat digunakan untuk pengembangan proyek pembuatan website secara lebih cepat dibandingkan dengan pembuatan website dengan cara koding secara manual, dengan menyediakan banyak sekali pustaka yang dibutuhkan dalam pembuatan website, dengan antarmuka yang sederhana dan struktur logika untuk mengakses pustaka yang dibutuhkan.
CodeIgniter membiarkan kita untuk memfokuskan diri pada pembuatan website dengan meminimalkan pembuatan kode untuk berbagai tujuan pembuatan website. CodeIgniter sengaja memberikan kebebasan kepada usernya untuk mengembangkan sendiri sesuai dengan kebutuhanmasing-masing yang berbeda, sedangkan CodeIgniter bertanggungjawab terhadap tugas-tugas lain yang lebih utama.
Keunggulan Code Igniter
Code Igniter (CI) memiliki beberapa keunggulan yang menjadikan alasan bagi para pembuat website memilih menggunakan framework ini, diantaranya :
- Gratis.
CodeIgniter dilisensikan dibawah lisensi Apache/BSD style open source license, ini berarti kita dapat menggunakannya sesuai dengan keinginan kita.
- Berjalan di PHP versi 4 dan 5.
Sekarang ini PHP sudah mencapai versi ke 5, meskipun begitu masih banyak orang yang tetap menggunakan PHP versi 4, oleh sebab itu CodeIgniter dikembangkan agar tetap kompatibel dengan PHP versi 4 dan dapat dijalankan pada PGP versi 5.
- Ringan dan cepat.
Secara default CodeIgniter hanya berjalan dengan me-load beberapa pustaka saja, dengan demikian hanya membutuhkan resource yang sedikit sehingga ringan dan cepat dijalankan. Pustaka-pustaka lain yang nantinya akan digunakan bisa di load sesuai dengan kebutuhan.
- Menggunakan MVC.
CodeIgniter menggunakan lingkungan pengembangan dengan metode Model View Controller (MVC) yang membedakan antara logika dan presentasi/tampilan, sehingga tugas bisa lebih mudah dipecah-pecah. Ada bagian yang khusus membuat tampilan dan bagian yang membuat core programnya.
- Dokumentasi.
Salah satu hal yang bisa dijadikan barometer apakah sebuah aplikasi benar-benar dikembangkan atau tidak bisa dilihat dari dokumentasinya. Dalam hal ini CodeIgniter sangat luar biasa, terdapat dokumentasi yang
sangat lengkap tentang semua hal yang ada dalam CodeIgniter. Mulai dari langkah instalasi sampai dokumentasi fungsi-fungsi nya tersedia. Adanya dokumentasi sangat memudahkan bagi pemula dalam mempelajari lingkungan pengembangan website dengan CodeIgniter.
- Pustaka yang lengkap.
CodeIgniter dilengkapi dengan berbagai pustaka siap pakai untuk berbagai kebutuhan, misalnya saja koneksi database, email, session dan cookies, keamanan, manipulasi gambar dan banyak lagi.
Minggu, 21 Februari 2010
Pengertian Framework
Berbeda dengan CMS siap untuk langsung dijalankan tanpa memikirkan untuk menuliskan kode program sendiri, menggunakan framework kode pemrograman harus ditulis. Perbedaanya terletak pada jenis framework yang kita gunakan, karena setiap framework memiliki lingkungan dan kode program yang berbeda-beda.
Sebuah framework juga menyediakan beberapa fungsi siap pakai yang dapat digunakan untuk membantu proses pembuatan sebuah website atau aplikasi. Sehingga akan terdapat banyak kode yang atau fungsi yang tidak seperti biasanya, karena fungsi tersebut merupakan bawaan dari framework yang digunakan.
Berikut ini adalah beberapa contoh PHP framework : Code Igniter(CI), Cake PHP, Zend dan symphony.
Secara umum framework menggunakan struktur MVC (Model, View, Controller). Bila digambarkan strukturnya seperti berikut :
Input > Processing > Output = Controller > Model > View
Sumber :
- Penulisan Ilmiahku
Bahasa Pemrograman Ruby..
Matz sering menyebutkan bahwa beliau sedang “mencoba membuat Ruby natural, bukan sederhana,” dengan cara membuatnya mirip dengan kehidupan nyata.
Berprinsip pada hal ini, Matz menambahkan:
Penampilan Ruby dari luar sederhana, tetapi sangat rumit di bagian dalam, seperti badan manusia kita ini.
Sejarah Singkat :
Penulisan Ruby dimulai pada Februari 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari Ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro menulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 sudah terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengontribusikan perkembangan Ruby.
Saat ini Ruby telah berkembang tidak hanya di Jepang, tetapi diseluruh dunia. Bulan Agustus tahun 2006, Macintosh telah melakukan kerja sama dengan mengintegrasikan Ruby on Rails pada Mac OS X v10.5 Leopard telah diluncurkan bulan Oktober 2007.
Kelebihan Ruby :
1. Sintaks sederhana.
2. Memiliki exception handling yang baik.
3. Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek.
4. Mengusung konsep single inheritance.
5. Open source, siapa saja dapat menggunakannya dengan cuma-cuma dan dapat ikut berpartisipasi mengembangkannya.
6. Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.
Sistem operasi yang didukung :
- Linux
- Microsoft Windows 95/98/XP/NT/2000/2003/Vista
- MacOS X v10.5 Leopard
- BeOS
- OS/2
- Unix
- Amiga
- MorphOS
- Acorn RISC OS
- Syllable
- Symbian OS
Yang harus diperhatikan adalah ruby menyediakan banyak tutorial untuk mempelajarinya. Ruby juga memiliki beberapa fitur yang mendukung. Seperti, ruby sangat portable di banyak sistem operasi.
Ruby 1.9.1 rilis!
Ruby 1.9.1 rilis. Ini adalah rilis stabil pertama dari Ruby Seri 1.9.
Ruby 1.9 modern, lebih cepat, dengan sintaks jelas, multilingualized, yang lebih ditingkatkan kualitasnya di versi Ruby kali ini.
Seri Ruby 1.8 telah digunakan sejak 2003 dan banyak produk yang dilahirkan dengan Ruby 1.8.
Saat ini, seri Ruby 1.9 mulai seperti sejarah yang seri Ruby 1.8 dahulu kala.
Perlu diketahui bahwa Ruby 1.8.8 masih akan dirilis tahun ini.
Anda dapat membaca tentang perubahan besar sejak 1.8.7 disini
7 bug telah diperbaiki sejak Ruby 1.9.1 RC2.
Jika anda menemukan bug atau ada masalah, silakan laporkan dengan menggunakan sistem pelacakan masalah resmi.
Download dari
- ftp://ftp.ruby-lang.org/pub/ruby/1.9/ruby-1.9.1-p0.tar.bz2
SIZE: 7190271 bytes
MD5: 0278610ec3f895ece688de703d99143e
SHA256: de7d33aeabdba123404c21230142299ac1de88c944c9f3215b816e824dd33321
- ftp://ftp.ruby-lang.org/pub/ruby/1.9/ruby-1.9.1-p0.tar.gz
SIZE: 9025004 bytes
MD5: 50e4f381ce68c6de72bace6d75f0135b
SHA256: a5485951823c8c22ddf6100fc9e10c7bfc85fb5a4483844033cee0fad9e292cc
- ftp://ftp.ruby-lang.org/pub/ruby/1.9/ruby-1.9.1-p0.zip
SIZE: 10273609 bytes
MD5: 3377d43b041877cda108e243c6b7f436
SHA256: 00562fce4108e5c6024c4152f943eaa7dcc8cf97d5c449ac102673a0d5c1943b
Sumber :
- Wikipedia "Ruby (bahasa pemrograman)"
- Website Ruby
Pengertian Soft Computing
Soft Computing adalah segolongan metoda yang mampu mengolah data dengan baik walaupun didalamnya terdapat ketidakpastian, ketidakakuratan maupun kebenaran parsial (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992).
Soft Computing dicetus pertama kali pada tahun 1990 sehubungan dengan ide untuk mendirikan BISC (Berkeley Initiative in Soft Computer) oleh Prof. L.A.Zadeh dari BerkeleyUniversity. Soft computing, berbeda dengan conventional (hard) computing, memungkinkan toleransi terhadap input, proses dan output yang bersifat tidak akurat(imprecision), tidak pasti (uncertainty) dan setengah benar (partial truth).
Tujuan Soft Computing
Tujuan soft computing adalah terbentuknya High Machine Intelligence Quotient (HMIQ), suatu system yang mampu mengolah informasi seperti cara berpikir manusia, mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan non-linier dan tidak ada model matematisnya (tractability), serta dapat diimplementasikan dengan biaya rendah.
Adapun tujuan metode soft computing adalah :
-
Non-linearitas dan kompleksitas problema. Kemampuan menyelesaikan problematika yang sulit dan tidak bisa diselesaikan dengan metoda biasa
-
Kemampuan memanipulir parameter yang tidak pasti ( sesuatu yang tidak bisa diukur secara pasti, misalnya mengukur kadar cinta )
-
Kemampuan men-generalisir solusi
-
Kemampuan klasifikasi dan kuantifikasi data, misalnya dengan lebih mudahnya pengerjaan kasus regresi linier dengan teknologi ini daripada dengan fuzzy logic.
-
Kemampuan mengatasi keterbatasan data, misalnya pada dunia statistic.
Sumber : AIIE
