Minggu, 21 Februari 2010

Pengertian Framework

Diposting oleh marselina silvia di 10.48 0 komentar
Framework adalah sekumpulan fungsi, class dan aturan. Berbeda dengan library yang sifatnya untuk tujuan tertentu saja, framework bersifat menyeluruh mengatur bagaimana kita membangun aplikasi. Framework memungkinkan untuk membangun sebuah aplikasi dengan lebih cepat. Karena developer hanya akan memfokuskan pada pokok permasalahan yang diminta untuk sebuah aplikasi, sedangkan hal-hal penunjang lainnya seperti koneksi database, form validation, GUI dan security, umumnya telah disediakan oleh framework.
Berbeda dengan CMS siap untuk langsung dijalankan tanpa memikirkan untuk menuliskan kode program sendiri, menggunakan framework kode pemrograman harus ditulis. Perbedaanya terletak pada jenis framework yang kita gunakan, karena setiap framework memiliki lingkungan dan kode program yang berbeda-beda.
Sebuah framework juga menyediakan beberapa fungsi siap pakai yang dapat digunakan untuk membantu proses pembuatan sebuah website atau aplikasi. Sehingga akan terdapat banyak kode yang atau fungsi yang tidak seperti biasanya, karena fungsi tersebut merupakan bawaan dari framework yang digunakan.
Berikut ini adalah beberapa contoh PHP framework : Code Igniter(CI), Cake PHP, Zend dan symphony.
Secara umum framework menggunakan struktur MVC (Model, View, Controller). Bila digambarkan strukturnya seperti berikut :

Input > Processing > Output = Controller > Model > View


Sumber :
- Penulisan Ilmiahku

Bahasa Pemrograman Ruby..

Diposting oleh marselina silvia di 10.10 0 komentar
Ruby merupakan bahasa yang seimbang. Pencipta Ruby, Yukihiro “matz” Matsumoto, menggabungkan bagian-bagian dari bahasa-bahasa favorit beliau (Perl, Smalltalk, Eiffel, Ada dan Lisp) untuk membentuk bahasa baru yang seimbang antara pemrograman fungsional dengan pemrograman imperatif.

Matz sering menyebutkan bahwa beliau sedang “mencoba membuat Ruby natural, bukan sederhana,” dengan cara membuatnya mirip dengan kehidupan nyata.

Berprinsip pada hal ini, Matz menambahkan:

Penampilan Ruby dari luar sederhana, tetapi sangat rumit di bagian dalam, seperti badan manusia kita ini.


Sejarah Singkat :
Penulisan Ruby dimulai pada Februari 1993 dan pada Desember 1994 dirilis versi alpha dari Ruby. Pada awal perkembangan Ruby, Yukihiro menulis Ruby sendiri sampai pada tahun 1996 sudah terbentuk komunitas Ruby yang banyak mengontribusikan perkembangan Ruby.

Saat ini Ruby telah berkembang tidak hanya di Jepang, tetapi diseluruh dunia. Bulan Agustus tahun 2006, Macintosh telah melakukan kerja sama dengan mengintegrasikan Ruby on Rails pada Mac OS X v10.5 Leopard telah diluncurkan bulan Oktober 2007.


Kelebihan Ruby :
1. Sintaks sederhana.
2. Memiliki exception handling yang baik.
3. Bahasa Pemrograman Berorientasi Objek.
4. Mengusung konsep single inheritance.
5. Open source, siapa saja dapat menggunakannya dengan cuma-cuma dan dapat ikut berpartisipasi mengembangkannya.
6. Memiliki garbage collector yang secara otomatis akan menghapus informasi tak terpakai dari memori.


Sistem operasi yang didukung :
- Linux
- Microsoft Windows 95/98/XP/NT/2000/2003/Vista
- MacOS X v10.5 Leopard
- BeOS
- OS/2
- Unix
- Amiga
- MorphOS
- Acorn RISC OS
- Syllable
- Symbian OS


Yang harus diperhatikan adalah ruby menyediakan banyak tutorial untuk mempelajarinya. Ruby juga memiliki beberapa fitur yang mendukung. Seperti, ruby sangat portable di banyak sistem operasi.

Ruby 1.9.1 rilis. Ini adalah rilis stabil pertama dari Ruby Seri 1.9.

Ruby 1.9 modern, lebih cepat, dengan sintaks jelas, multilingualized, yang lebih ditingkatkan kualitasnya di versi Ruby kali ini.

Seri Ruby 1.8 telah digunakan sejak 2003 dan banyak produk yang dilahirkan dengan Ruby 1.8.

Saat ini, seri Ruby 1.9 mulai seperti sejarah yang seri Ruby 1.8 dahulu kala.

Perlu diketahui bahwa Ruby 1.8.8 masih akan dirilis tahun ini.

Anda dapat membaca tentang perubahan besar sejak 1.8.7 disini

7 bug telah diperbaiki sejak Ruby 1.9.1 RC2.

Jika anda menemukan bug atau ada masalah, silakan laporkan dengan menggunakan sistem pelacakan masalah resmi.

Download dari




Sumber :

- Wikipedia "Ruby (bahasa pemrograman)"
- Website Ruby

Pengertian Soft Computing

Diposting oleh marselina silvia di 09.35 0 komentar
Pengertian Soft Computing adalah kumpulan teknik – teknik perhitungan dalam ilmu komputer, inteligensia semu, machine learning dan beberapa disiplin ilmu teknik lainnya, yang berusaha untuk mempelajari, memodelkan, dan menganalisa fenomena yang sangat rumit : untuk metoda yang lebih konvensional yang tidak memberikan biaya rendah, analitis dan solusi lengkap. Soft computing berusaha untuk mengintegrasikan beberapa paradigma model perhitungan meliputi artificial neural network, fuzzy logic dan genetic algorithms.

Soft Computing adalah segolongan metoda yang mampu mengolah data dengan baik walaupun didalamnya terdapat ketidakpastian, ketidakakuratan maupun kebenaran parsial (Prof. Lotfi A Zadeh, 1992).

Soft Computing dicetus pertama kali pada tahun 1990 sehubungan dengan ide untuk mendirikan BISC (Berkeley Initiative in Soft Computer) oleh Prof. L.A.Zadeh dari BerkeleyUniversity. Soft computing, berbeda dengan conventional (hard) computing, memungkinkan toleransi terhadap input, proses dan output yang bersifat tidak akurat(imprecision), tidak pasti (uncertainty) dan setengah benar (partial truth).

Tujuan Soft Computing

Tujuan soft computing adalah terbentuknya High Machine Intelligence Quotient (HMIQ), suatu system yang mampu mengolah informasi seperti cara berpikir manusia, mempunyai kemampuan untuk menyelesaikan permasalahan non-linier dan tidak ada model matematisnya (tractability), serta dapat diimplementasikan dengan biaya rendah.

Adapun tujuan metode soft computing adalah :

  1. Non-linearitas dan kompleksitas problema. Kemampuan menyelesaikan problematika yang sulit dan tidak bisa diselesaikan dengan metoda biasa

  2. Kemampuan memanipulir parameter yang tidak pasti ( sesuatu yang tidak bisa diukur secara pasti, misalnya mengukur kadar cinta )

  3. Kemampuan men-generalisir solusi

  4. Kemampuan klasifikasi dan kuantifikasi data, misalnya dengan lebih mudahnya pengerjaan kasus regresi linier dengan teknologi ini daripada dengan fuzzy logic.

  5. Kemampuan mengatasi keterbatasan data, misalnya pada dunia statistic.



Sumber : AIIE

 

achelina Jolie Blog's Copyright © 2010 Designed by Ipietoon Blogger Template Sponsored by Online Shop Vector by Artshare